Kampanye Makan Pakis : Mempakiskan Indonesia, Meng-INDONESIA-kan Pakis

Pakis(Foto by Chef Very Budiman)

PAKIS (bukan papa minta kiss ) adalah tanaman lokal yang tumbuh di wilayah tropis dan dapat dimanfaatkan sebagai sayur ataupun pelengkap masakan. Pakis tidaklah setenar brokoli, selada, ataupun kailan, tetapi memiliki kandungan gizi yang lengkap seperti halnya sayur mayur ‘import’ lainnya. Pakis mengandung vitamin A, tinggi vitamin C, senyawa flavonoid, kalium, dan vitamin B kompleks (sumber tipscaramanfaat).

Secara budaya, sebagian besar penduduk Kalimantan Barat, termasuk Pontianak mengkonsumsi Pakis karena murah meriah dan mudah didapat. Sayangnya, sayuran ini kalah pamor dengan tanaman tanaman luar kalimantan yang dapat dikatakan jauh lebih mahal dan tidak ramah lingkungan.

Bertepatan dengan Hari Pangan Sedunia dan Ulang Tahun Kota Pontianak ke-246, Kampanye Makan Pakis merupakan langkah awal yang dapat ditempuh oleh kita semua dapat rangka mendorong peningkatan gizi masyarakat, mewujudkan kemandirian pangan, serta melestarikan budaya lokal. Jika ada yang murah dan ramah lingkungan, mengapa harus mencari yang mahal dan belum tentu sehat?

Mempakiskan Indonesia
Mempakiskan Indonesia merupakan gerakan untuk menyebar luaskan semangat mengkonsumsi pakis. Pakis sudah dimakan oleh nenek moyang bangsa Indonesia sejak dahulu kala dan cocok dengan iklim dan alam Indonesia. Sudah saatnya Pakis menjadi Raja di tanah sendiri.

Meng-Indonesia-kan Pakis
Meng-Indonesia-kan Pakis bermaksud agar pakis dapat diolah sesuai dengan menu ataupun cita rasa masing-masing daerah di Indonesia. Tentu saja, bumbu/cara memasak wilayah Timur berbeda dengan wilayah Barat.

Efek Samping Pakis
Tidak semua pakis layak dan aman untuk dimakan. Beberapa pakis dapat menyebabkan keracunan bahkan kanker. Jenis pakis yang aman untuk dikonsumsi adalah jenis Ostrich .

manfaat-sayur-pakis1

(sumber gambar: manfaat.co.id)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *