COMMUNITY CENTER WUJUD PENGAKUAN PEMERINTAH KOTA

Salah satu ciri Smart City yakni berkembangnya Smart Citizen dengan indikator adanya Komunitas Masyarakat yang aktif dan peduli terhadap isu-isu perkotaan. Harus diakui, kondisi ini mulai terlihat di Kota Pontianak. Terdapat puluhan Komunitas dengan ratusan volunteer, baik komunitas lingkungan, sosial, ataupun budaya. Beberapa diantaranya sebut saja Kreasi Sungai Putat, KOMDAS, Cawan, Oi, dsb.

IMG-20171007-WA0040

Keberadaan berbagai komunitas tersebut secara tidak langsung mendukung Visi dan Misi (termasuk kinerja) Pemerintah serta turut meningkatkan kapasitas masyarakat. Dengan demikian, sementara ini dapat disimpulkan bahwa kehadiran komunitas membawa dampak positif bagi perkembangan kota. Jumlahnya pun semakin bertambah dari waktu ke waktu.

Melihat pola tersebut dan berkaca pada Smart City yang telah jauh berkembang di luar negeri, sudah selayaknya Pontianak memiliki Community Center (Pusat Komunitas). Mengapa Pusat Komunitas diperlukan?
1. Mempermudah pengawasan oleh Pemerintah
2. Mempermudah koordinasi antar pemerintah, masyarakat, dan komunitas
3. Mendukung pelaksanaan kegiatan komunitas seperti edukasi masyarakat, seminar, diskusi, ataupun FGD

Pusat Komunitas merupakan wujud pengakuan Pemerintah terhadap keberadaan Komunitas-komunitas yang ada di wilayahnya (muhdiya,2017). Pusat Komunitas dapat pula dikatakan sebagai prasarana bagi pelaksanaan kegiatan komunitas, tempat bertemunya pemerintah dengan komunitas, masyarakat dengan komunitas, ataupun antar komunitas yang akan melakukan kolaborasi.

Pusat Komunitas memiliki ciri:
1. Dimiliki oleh Pemerintah dengan statys aset yang jelas
2. Memiliki fasilitas standar minimal (tidak perlu mewah) bagi kegiatan komunitas seperti diskusi ataupun seminar.
3. Dibangun oleh Pemerintah tetapi dikelola secara mandiri oleh Komunitas. Jikapun dana Pemerintah terbatas, Pusat Komunitas dapat menumpang pada kantor Pemerintah seperti Kantor Camat ataupun Kantor Lurah.
4. Memiliki akses yang terbuka bagi semua pihak.

Selanjutnya, Pusat Komunitas tidak digunakan untuk:
1. Kegiatan Politik
2. Kegiatan Komersil
3. Kegiatan Asusila
4. Kegiatan yang melanggar hukum

Jadi, kapan y Pontianak ad Pusat Komunitas? Biar kumpulnya g di warkop terus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *